Jatuh cinta itu memang
indah, diawali dengan sebuah pertemuan yang tidak disengaja sampai akhirnya berkenalan atau
lebih jauhnya menjadi seseorang kekasih. Menurut penelitian gue siklus pacaran
di Indonesia itu seperti ini :
Saling bertatapan mata (entah dikantin atau dimanapun) -> ketika betemu kembali saling senyum
tersipu malu
mulai berani minta nomer handphone
SMS/teleponan
mulai berani mengungkapkan cinta
jadian
konflik
putus
musuhan
(kadang- kandang balikan)
udah balikan
konflik lagi
dan akhirnya putus lagi
Mencintai seseorang
bisa membuat gila bahkan kita hampir seperti seorang pisikopat yang selalu
gelisah bila tidak mendapatkan apa yang dia inginkan begitupun dengan cinta
kita akan selalu gelisah apabila kita tidak mendapatkan kabar dari dia walaupun
hanya untuk beberapa detik saja.
Apabila kita sudah
masuk kedalam lembah percintaan ini kita akan melakukan hal hal yang konyol
bahkan terlihat aneh dimata orang lain misalkan : teriak teriakan ditengah
lapang ketika hujan turun Cuma untuk
bilang hey…aku cinta kamu… mau ga jadi pacar aku… tiba-tiba sic ewe ngejawab maaf
kayanya kita temenen aja deh atau dengan alasan lain maaf kamu terlalu baik
buat aku. Jleeb ini rasanya dalem banget rasanya itu seperti luka yang baru
kita dapat terus di siram pake air garem, air perasan jeruk dan alcohol rasanya
itu perih.
Tindakan orang yang
merasakan jatuh cinta atau untuk mempertahankan sebuah hubungan sudah aneh
aneh: mulai dari tindakan extreme yang
seharusnya tidak dibuat seperti : nangis nangis di depan orang yang kita cintai
dengan maksud agar mendapat perhatian si cowo tersebut karena cowo paling ga
nahan kalau liat cewe nangis. Melakukan percobaan bunuh diri misalkan nulis
nulis nama some one ditangan pake kater/pisau/silet semua ini dilakukan
agar kita dapat mempertahankan itu semua, tapi menurut gue itu semua akan
sia-sia kalau suatu saat nanti kita melakukan hal yang sama yaitu kembali
menyakiti some one yang telah membuat
kamu tersenyum disaat kamu sedih maupun saat kamu gembira… ahh memang jatuh
cinta hampir membuat semua orang menjadi gila dibuatnya, termasuk gue yang
pernah menjadi seperti orang gila karna cinta itu. Gue seperti terhipnotis oleh
semuanya itu sampe sampe saat jam pelajaran pun malah ke inget si dia, gue
inget ketika menulis lirik sederhana yang tercipta ketika jam pelajaran jadi
yang lainnya pada sibuk liat guru nerangin sedangkan gue curi curi waktu buat
nulis lirik tersebut, gue juga inget ketika gue pertakali menjabat tangannya
melihat kembali senyumnya yang semakin membuat diri ini gila dibuatnya. Tapi
semua itu sudah menjadi sebuah kenangan, mau tidak mau kita harus terus melaju
meninggalkan sesuatu yang sudah kita harapkan yang sudah kita inginkan untuk
pindah ke suatu tempat yang di yakin akan menerima untuk gue singgahi. Ketika
sesuatu yang sudah tidak pasti kita dipaksa untuk segera pindah atau lebih
dikenal dengan istilah move on ke
sesuatu yang baru atau kita tetap pada pendirian kita untuk menunggu yang tidak
pasti, menghabiskan waktu dengan melamun yang tidak pasti yang mengakibatkan galau yang akan membuat ini semakin
rumit dan membuat hati dan pikiran menjadi gila dibuatnya. Ini adalah siklus
apabila kita menuggu yang tidak
pasti menurut pengamatan gue :
Kita menunggu sedangkan ,Si cowo/cewe sedang pendekatan
dengan yang lain
akhirnya mereka jadian
sedangkan kita
Cuma bisa meratapi semuanya dan Cuma bisa melamuni semuanya
Atau setelah kita mencoba untuk melupakannya :
Sudah mulai melupakan
tiba-tiba mendengarkan lagu atau
terbawa suasana yang kembali membawa kita untuk memaksa kita untuk mengingatnya
mendadak resah gelisah yang
ujung-ujungnya
GALAU
Bisa
juga melalui Teman yang mencoba membahas tentang dia :
Ngobrol ngebahas pelajaran
ketawa ketiwi
sedikit dikit mulai ngebahas cewe
akhirnya Tanya “ehh gimana kamu
dengan si itu
senyum palsu dan bilang “baik-baik aj J
padahal semuanya sudah berakhir dan tidak ada
harapan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar