It's all about me

4 Maret 2012

Cinta sama dengan gila



Jatuh cinta itu memang indah, diawali dengan sebuah pertemuan yang tidak   disengaja sampai akhirnya berkenalan atau lebih jauhnya menjadi seseorang kekasih. Menurut penelitian gue siklus pacaran di Indonesia itu seperti ini :  

Saling bertatapan mata (entah dikantin atau dimanapun)   ->  ketika betemu kembali saling senyum tersipu malu  mulai berani minta nomer handphone  SMS/teleponan  mulai berani mengungkapkan cinta jadiankonflik putus  musuhan (kadang- kandang balikan) udah balikankonflik lagi dan akhirnya putus lagi  


Mencintai seseorang bisa membuat gila bahkan kita hampir seperti seorang pisikopat yang selalu gelisah bila tidak mendapatkan apa yang dia inginkan begitupun dengan cinta kita akan selalu gelisah apabila kita tidak mendapatkan kabar dari dia walaupun hanya untuk beberapa detik saja.
Apabila kita sudah masuk kedalam lembah percintaan ini kita akan melakukan hal hal yang konyol bahkan terlihat aneh dimata orang lain misalkan : teriak teriakan ditengah lapang ketika hujan turun Cuma untuk bilang hey…aku cinta kamu… mau ga jadi pacar aku… tiba-tiba sic ewe ngejawab maaf kayanya kita temenen aja deh atau dengan alasan lain maaf kamu terlalu baik buat aku. Jleeb ini rasanya dalem banget rasanya itu seperti luka yang baru kita dapat terus di siram pake air garem, air perasan jeruk dan alcohol rasanya itu perih.
Tindakan orang yang merasakan jatuh cinta atau untuk mempertahankan sebuah hubungan sudah aneh aneh: mulai dari tindakan extreme yang seharusnya tidak dibuat seperti : nangis nangis di depan orang yang kita cintai dengan maksud agar mendapat perhatian si cowo tersebut karena cowo paling ga nahan kalau liat cewe nangis. Melakukan percobaan bunuh diri misalkan nulis nulis nama some one ditangan pake kater/pisau/silet semua ini dilakukan agar kita dapat mempertahankan itu semua, tapi menurut gue itu semua akan sia-sia kalau suatu saat nanti kita melakukan hal yang sama yaitu kembali menyakiti some one yang telah membuat kamu tersenyum disaat kamu sedih maupun saat kamu gembira… ahh memang jatuh cinta hampir membuat semua orang menjadi gila dibuatnya, termasuk gue yang pernah menjadi seperti orang gila karna cinta itu. Gue seperti terhipnotis oleh semuanya itu sampe sampe saat jam pelajaran pun malah ke inget si dia, gue inget ketika menulis lirik sederhana yang tercipta ketika jam pelajaran jadi yang lainnya pada sibuk liat guru nerangin sedangkan gue curi curi waktu buat nulis lirik tersebut, gue juga inget ketika gue pertakali menjabat tangannya melihat kembali senyumnya yang semakin membuat diri ini gila dibuatnya. Tapi semua itu sudah menjadi sebuah kenangan, mau tidak mau kita harus terus melaju meninggalkan sesuatu yang sudah kita harapkan yang sudah kita inginkan untuk pindah ke suatu tempat yang di yakin akan menerima untuk gue singgahi. Ketika sesuatu yang sudah tidak pasti kita dipaksa untuk segera pindah atau lebih dikenal dengan istilah move on ke sesuatu yang baru atau kita tetap pada pendirian kita untuk menunggu yang tidak pasti, menghabiskan waktu dengan melamun yang tidak pasti yang mengakibatkan galau yang akan membuat ini semakin rumit dan membuat hati dan pikiran menjadi gila dibuatnya. Ini adalah siklus apabila kita menuggu yang tidak pasti menurut pengamatan gue :

Kita menunggu sedangkan ,Si cowo/cewe sedang pendekatan dengan yang lain akhirnya mereka jadian  sedangkan kita  Cuma bisa meratapi semuanya dan Cuma bisa melamuni semuanya

                        Atau setelah kita mencoba untuk melupakannya :

Sudah mulai melupakan tiba-tiba mendengarkan lagu atau terbawa suasana yang kembali membawa kita untuk memaksa kita untuk mengingatnya mendadak resah gelisah yang ujung-ujungnya  GALAU


Bisa juga melalui Teman yang mencoba membahas tentang dia :

Ngobrol ngebahas pelajaran  ketawa ketiwi sedikit dikit mulai ngebahas cewe akhirnya Tanya “ehh gimana kamu dengan si itu  senyum palsu dan bilang “baik-baik aj J  padahal semuanya sudah berakhir dan tidak ada harapan




Tidak ada komentar:

Posting Komentar