It's all about me

28 Februari 2012

Misteri sebuah kenangan




Apa yanga seharusnya kita lakukan pada semua kenangan yang memaksa kita untuk terus mengingat? Entah senyumnya pada saat pertama kali bertemu, entah juga saat kita tersenyum berdua karena salah tingkah. Kini semua kenangan itu meluap keluar untuk dikenang walaupun kita telah berusaha untuk tidak mengingatnya.  Gue juga masih bingung kenapa alam semesta bisa memberikan konstribusi yang besar dua orang yang bertemu mendekati keajaiban hingga mereka bisa merasakan jatuh cinta.
Dan yang anehnya jatuh cinta diawali pertemuan yang manis, gue jadi ke inget bagaimana pertama kali kita bertemu dengan sangat tidak sengaja tetapi kondisi cuaca waktu itu sangat mendukung untuk kita saling berkenalan satu sama lainnya, tetapi jatuh cinta juga dapat berakhir tragis misalnya ditolak dengan sebuah alas an yang sangat sangat klasik “maaf kamu terlalu baik untuk aku” setelah mendengarkan kata-kata ini bisanya cowo tidak dapat berkutik hanya bisa terdiam seperti yang kalah taruhan bersama temannya hanya bisa meratapi atau melakukan tindakan ekstrime seperti memohon mohon kepada cewe tersebut agar dapat menerimanya atau telanjang bulat ditengah keramaian untuk menarik perhatian.
“ Dan ketika kita merasa kangen terhadap seseorang itu ibarat bagai pisikopat rokok yang tidak bisa berhenti merokok walaupun sehari, rasanya geliash seperti yang mau di eksekusi rambut (kalau di SMA). Andai rasa kangen terhadap seseorang itu digaji,”well, mungkin orang akan berlomba-lomba untuk  kangen terhadap seseorang walaupun mereka tidak mempunya seseorang yang harus mereka kangeni. Gue juga pernah kena sindrom kangen terhadap seseorang dan rasanya itu ga enak , lagi diem tiba-tiba ke inget dia, lagi dengerin lagu ke inget lagi , yang lebih parahnya ketika kita diam teman di sekitar mengingatkan kita “ehh gima na kamu sama dia” tiba-tiba jadi ke inget lagi ketika semua itu terjadi kita hanya bisa menikmati rasanya kangen tanpa dikangenin rindu tanpa di kangenin… ahhh… beginilah rasanya.